Kematian Dokter Pengungkap Virus Corona
kematian Li sempat membingungkan masyarakat setelah media pemerintah China menyatakan dirinya sudah meninggal. Namun, tak lama kemudian mengonfirmasi bahwa laki-laki 34 tahun itu masih hidup meski dalam kondisi kritis.Kekeliruan pemberitaan kondisi Li itu semakin memicu amarah publik China yang menganggap pria tersebut sebagai pahlawan.
Sebab,Li merupakan salah satu dokter yanag berupaya memperingatkan masyarakat bahkan pemerintah terkait potensi merebaknya virus "serupa SARS" melalui media sosial pada Desember 2019 lalu.Li sebelumnya diperingatkan oleh polisi wuhan setelah mencoba mengeluarkan peringatan pertama tentang virus corona dan kemudian meninggal dunia karena terdiagnosa terjangkit virus tersebut.Li wenliang terinfeksi virus corona saat bekerja di Rumah sakit pusat wuhan.Rumah sakit itu mengonfirmasi kematiannya pada jumat pagi waktu setempat,beberapa jam setelah pihak rumah sakit menepis kabar kematian salah satu dokternya itu.Ia sempat mengirimkan peringatan kepada sesama petugas medis pada akhir desember 2019 tentang pasien dengan gejala yang mirip dengan wabah sindrom pernafasan akut (SARS) yang bermula di china selatan pada 2002.